Showing posts with label kriminal. Show all posts
Showing posts with label kriminal. Show all posts

Saturday, March 17, 2012

KAMERAWAN SENIOR TVRI TEWAS TERTEMBAK

Kamerawan senior TVRI, Djuli Elfano (47), siang tadi meninggal dunia. Djuli Elfano meninggal akibat luka tembak di bagian dada sebelah kiri yang ditembakkan oleh perampok yang mencoba mengambil sepeda motor milik anaknya. Djuli Elfano ditembak di depan rumahnya di Jalan Kalimantan, Villa Bintaro Indah Blok B4/2A RT 07/011, Ciputat, Tangerang Selatan.

Kejadian berawal saat anak korban, Kenang Jenaya, mengeluarkan motor Suzuki Satria FU B 6481 WEP. Setelah mengeluarkan sepeda motor, Kenang masuk kembali ke dalam rumah. Sesaat kemudian, Djule ke luar rumah hendak membeli aki. Saat itu Djule melihat sepeda motor anaknya didekati oleh orang yang tidak dikenal. Kedua orang tak dikenal tadi berusaha membawa kabur sepeda motor satria milik anaknya. Djuli pun berusaha merebut sepeda motor miliknya anaknya namun naas, salah satu pelaku perampokan menembaki Djuli.

Kenang yang mendengar suara letusan tersebut berlari keluar, saat itu Kenang melihat ayahnya sudah tergeletak. Kenang lalu berteriak minta pertolongan warga. Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit IMC Tangerang.

Menurut saksi mata, Fadli, 17, sesaat setelah kejadian dia melihat ada motor matic berwarna hitam berpenumpang dua orang kabur dari depan rumah korban. "Ada dua pengemudi menggunakan topi, yang dibonceng berbadan tegap dan berambut gondrong. Namun saya tidak lihat nomor polisinya," kata Fadli saat dimintai keterangan petugas polisi. Saat ini kasusnya ditangani oleh pihak Polres Jakarta Selatan.

Monday, February 13, 2012

Awas Modus Menukar Pelat di Tempat Parkir

Modus baru kejahatan pencurian kendaraan bermotor (ranmor) dengan menukar pelat nomor mulai marak. Cara ini digunakan kelompok pencuri di pusat belanja.

Seperti diinformasikan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, pelaku pencurian motor modus ini biasanya datang ke mal dengan membawa plat nomor berikut STNK asli.

Mereka biasanya beraksi dengan jumlah lebih dari dua orang untuk mengawasi, karena mereka butuh waktu saat menukar pelat nomor.

Semula kawanan ini akan mencari sepeda motor tipe yang sama dengan STNK asli yang dibawa. Biasanya sepeda motor yang diincar letaknya memang agak jauh dari loket pembayaran atau bagian yang jauh dari pengawasan petugas.

Setelah menemukan motor yang sesuai, pelaku akan menukar pelat nomor yang terpasang dengan pelat nomor yang sudah disiapkan. Setelah terpasang, pelaku dengan santai keluar arel parkir karena motor yang ditumpanginya telah sesuai dengan STNK asli.

Tanpa ada tiket parkir, mereka biasanya akan tetap mudah mengelabui petugas. Tiket parkir yang diminta akan dibilang hilang.  Atas hilangnya tiket parkir, pelaku hanya akan dikenakan denda paling besar Rp50 ribu.

Hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah pasti kejadian pencurian dengan modus ini. Tapi TMC Polda Metro Jaya mengimbau kepada pemilik kendaraan untuk memarkir kendaraan di tempat yang mudah diawasi petugas parkir dan gunakanlah kunci pengaman tambahan.

Sumber : vivanews.com